Kasus 52: Diastema Closure

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat pagiiii….

Alhamdulillah hari ini bisa update kasus baru setelah 2 bulan….. ๐Ÿ˜€

Apa kabar semuanya ? Terima kasih buat teman2 yang masih setia mampir disini membaca kasus2 yang saya share….

Sedikit flashback…..

Jadi selama beberapa bulan kemarin memang saya sedang sibuk2 nya karena ada beberapa kegiatan yang membuat saya harus fokus mempersiapkannya… Disekitar akhir september saya sempat diajak kembali oleh Voco Indonesia dan Denjoy Indonesia memberikan sharing kepada teman2 sejawat, diadakan di Mr & Mrs Dentist Kota Wisata (thanks to drg. Aulia, Sp.Perio buat tempatnya)… acara berjalan lancar dan seru banget, makasih buat teman2 yang sudah hadir…

Saat memberikan penjelasan tentang veneer direk

Foto bersama selesai acara

Kemudian pada awal November saya mengikuti seminar TINI IV di Surabaya, ini seminar tahunan yang diadakan IKORGI dan menjadi tempat berkumpul teman2 spesialis konservasi dari seluruh Indonesia… Seperti biasa acara ini jadi ajang temu kangen juga dengan guru2 kami…

Sempat berfoto dengan guru2 kami waktu residen… Semoga selalu sehat ya dok….

…dan yang terakhir dan paling menyita konsentrasi saya adalah diberi kepercayaan menjadi ketua panitia Rapat Umum Anggota PDGI Kota Bogor… fyyuuuh.. ini yang paling berat ๐Ÿ˜€

Alhamdulillah acara berlangsung lancar dan tidak ada kendala sedikit pun… Terima kasih buat teman2 panitia yang telah meluangkan waktu dan tenaga nya untuk acara ini… Telah terpilih drg. Kurnia, MKM sebagai ketua PDGI Kota Bogor periode 2017-2020, selamat ya mbak Nia semoga amanah dan lancar dalam menjalankan tugas.. Kepada drg. Rusmiati sebagai ketua demisioner terima kasih banyak telah membuat PDGI Kota Bogor lebih dinamis dan juga mendapat banyak pencapaian… ๐Ÿ™‚

Selfie dulu sebelum acara mulai dengan muka masih ngantuk hehehe

Pengurus PDGI periode 2014-2017 yang telah selesai menjalankan tugas

Itulah beberapa kegiatan yang membuat saya tidak sempat mengupdate kasus beberapa bulan kemarin…

….Ok sekarang masuk ke cerita kasusnya…

Sebelumnya seperti biasa saya akan mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

Kasus hariย  ini berawal dari pasien yang datang dan ingin ditutup celah pada gigi depan atas.. Pasien merasa kurang pede dengan keadaan tersebut dan terkadang juga terselip makanan disitu…

Kondisi awal saat pasien datang

Kalau diliat sih tidak terlalu besar celah yang terjadi antara gigi itu, tapi karena sesuatu yang estetis juga bersifat subjektif maka saya paham keinginan pasien.. Untuk kasus ini saya memilih penutupan dengan restorasi komposit direk dan hanya pada celah gigi saja dan tidak sampai menutup daerah labial…

Isolasi dengan rubber dam

Gigi2 tersebut saya isolasi dengan rubber dam, kemudianย  bagian celah gigi saya bersihkan dengan pumice dan brush… Saya mengerjakan gigi 11 terlebih dahulu, dengan menutup gigi 21 dengan teflon tape.. Pengerjaan gigi 11 dibantu seluloid strip yang diganjal dengan wedge plastik… Prosedur etsa dan bonding saya lakukan seperti biasa..

Untuk kasus ini saya hanya menggunakan single shade Komposit Admira Fusion (Voco) warna A3

Proses pengerjaan gigi 11

Setelah gigi 11 selesai saya lanjutkan ke gigi 21, proses pengerjaan juga sama… Gigi 11 saya tutup menggunakan teflon tape juga.. Tapi untuk gigi 21 ini ada sedikit karies yang saya buang terlebih dahulu menggunakan bur carbide dan tepi kavitas saya bevel untuk mendapatkan peralihan yang halus antara bahan tambal dan struktur gigi..

Proses pengerjaan gigi 21

Setelah selesai rubber dam dilepas, sisa kelebihan bahan tambal yang overhanging dirapihkan dengan scalpel no.12… Sedikit konturing menggunakan bur superfine dan terakhir pemolesan menggunakan Diacomp Plus Twist (Eve)…

Kondisi setelah selesai penambalan

Alhamdulillah hasil akhirnya sesuai ekspektasi pasien dan dia senang sekali… Syukurlah kalau pasien puas, soalnya menambal anterior agak2 ngeri-ngeri sedap heheheh ๐Ÿ˜€

Catatan untuk kasus hari ini adalah kalau memang menghadapai kasus diastema sebisa mungkin kita hanya melakukan penambalan daerah celahnya saja tidak perlu sampai menutup seluruh permukaan labial, tetapi kalau ada pertimbangan lain seperti memang ada defek pada permukaan labial itu tidak masalah…

Okay sampai ketemu di kasus berikutnya… ๐Ÿ™‚

Buat pasien2 yang ingin konsul ke saya atau buat teman2 sejawat yang ingin mengkonsulkan pasien, atau yang mau datang ngobrol2, saya bisa ditemui disini…. ๐Ÿ™‚

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Untuk pasien di Bogor dan sekitarnya yang susah mendapatkan jadwal perjanjian pasien di rumah sakit sekarang saya bisa ditemui disini…

Bukit Cimanggu City, Ruko Blok B1 No.3, Bogor..

Perjanjian pasien via WhatsApp 0898 690 5151 (Mas Abi)

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung, tapi hanya khusus buat dokter gigi dan yang bergerak di bidang usaha kedokteran gigi aja ya ๐Ÿ™‚ … Sudah ada 3437 an member lho, silahkan langsungย  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru ๐Ÿ˜‰

Wassallamualaikum Wr Wb….

Advertisements
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Kasus 51: Gigi 46 Nekrosis

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat pagiiii….

Alhamdulillah hari ini bisa update kasus baru, gmana kabarnya teman2 ?

Saya mau menginformasikan kembali kalau kasus 1 sampai 39 sudah tidak dapat diakses lagi ๐Ÿ˜ฆ

Nah sebelum masuk ke kasus seperti biasa saya akan mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

….Kegiatan beberapa minggu kemarin…

Saya sempat diajak oleh Denjoy Indonesia dan Voco Indonesia untuk berbagi pengetahuan mengenai perawatan saluran akar dan veneer direk… Acara berlangsung 2 hari dan alhamdulillah bisa terlaksana dengan lancar… seruu banget… saya bisa ketemu dengan dokter2 gigi yang energik, semangat dan punya visi sama bahwa ingin memberikan yang terbaik untuk pasien yang dirawat… Terima kasih buat seluruh teman2 yang sudah datang semoga bermanfaat, terima kasih juga buat tim sponsor… kalian ajiibjebreeet… ๐Ÿ™‚

Suasana saat sesi hands on

Foto bersama selesai hari pertama

Foto bersama selesai hari kedua

….Ok sekarang masuk ke cerita kasusnya…

Pada suatu hari…. (heheh kayak dongeng anak2)… pasien datang dengan keluhan setiap melakukan penambalan gigi selalu saja lepas… Sebenarnya pasien sudah agak putus asa dan sempat berpikir untuk dicabut…

“Dok, gigi saya ini bolak-balik ditambal tapi juga lepas lagi.. lepas lagi..”

“Dicabut aja deh dok ” lanjut pasien.

“Wah jangan dulu buru2 pengen dicabut, sapa tau masih memungkinkan dipertahakan, coba saya liat dulu keadaannya” kata saya.

Setelah saya liat keadaan klinisnya ini yang saya lihat…

Keadaan klinis saat pasien datang

Gigi 46 terlihat kavitas masih ada karies yang sangat luas dan ada spot sudah terjadi tembus ke kamar pulpa.

Kemudian dilakukan foto ronsen gigi tersebut…

Foto radiografis awal gigi 46

Terlihat kavitas sudah mengenai kamar pulpa, dan dari hasil tes respon dingin serta tes perkusi menunjukkan hasil negatif… Kondisi yang saya temukan diinfokan ke pasien dan dijelaskan rencana perawatan untuk giginya, setelah pasien mengerti dan menyatakan setuju perawatan baru dimulai…

…Perawatan dimulai….

Seluruh jaringan karies dibuang menggunakan bur tungsten carbide low speed, dilanjutkan pembuatan artificial wall menggunakan komposit dengan bantuan matriks greatercurve.

Proses pembuatan artificial wall

Setelah artificial wall selesai dilakukan pemasangan rubberdam dan pembukaan kamar pulpa.. Untuk penjajakan awal digunakan K-File no.8 dilanjutkan no.10 terus sampai no. 20, ini dimaksudkan juga untuk mengamankan jalur luncur (secured the glide path) sebagai persiapan sebelum file rotari masuk…. Pengukuran panjang kerja menggunakan apex locator Root ZX mini (Morita)..

Cleaning and shaping menggunakan i3 Gold (Denjoy) dan setiap pergantian instrumen diirigasi menggunakan NaOCl 5,25%…

Foto klinis selesai cleaning and shaping

Setiap saluran dikeringkan menggunakan micro tip suction dan paper point kemudian kavitas ditutup tambalan sementara… selesai perawatan hari pertama….

….Kunjungan kedua….

Pasien datang kembali dan tetap tidak ada keluhan subjektif sehingga saluran akar siap diisi. Pengisian memakai tehnik warm vertical condensation menggunakan alat Element Obturation Unit (SybronEndo)…

Foto klinis setelah pengisian

Sebagai basis digunakan low shrinkage stress flowable composite SDR (Dentsply) dan diatasnya memakai Z350XT (3M)…

Foto radiografis selesai pengisian

Alhamdulillah dari foto ronsen terlihat pengisian sepanjang kerja dan hermetis, tambalan di bagian mahkota juga terlihat rapat dan homogen….

….Kunjungan ketiga…,

Lho ??? kok ada kunjungan ketiga ? Bukannya perawatan udah selesai ?

Hehehe… untuk kasus ini memang direncanakan untuk restorasi definitifnya menggunakan crown jadi pasien hari ini datang lagi untuk preparasi dan pencetakan crown…

Sebelum dipreparasi gigi saya cetak menggunakan bahan cetak putty polyvinyl siloxane yang nantinya cetakan ini selesai preprasi digunakan untuk membuat crown sementara…

Setalah itu gigi dipreparasi dengan akhiran tepi preparasi chamfer, preparasi kemudian dihaluskan menggunakan arkansas stone dan juga rubber point… Sebelum pencetakan, sulkus gingiva diselipkan retraction cord ukuran #000 yang sebelumnya telah dicelupkan di larutan aluminum chloride 25%…

Selesai preparasi dan siap dicetak

Setelah selesai pencetakan gigi dibuatkan crown sementara menggunakan cetakan yang telah dibuat sebelum preparasi, cetakan tersebut diisi dengan bahan crown sementara self cured composite dan dimasukkan ke gigi yang selesai dipreparasi.. Kurang lebih 3 menit lalu cetakan diangkat dari gigi dan didalam cetakan sudah terbentuk crown sementara dilanjutkan dengan trimming untuk membuang kelebihan bahannya… Crown sementara disemenkan ke gigi memakai Freegenol (GC)…

Sayang banget nih pas proses pembuatan crown sementara ini gak sempat difoto setiap tahapnya karena memang waktu yang sangat sempit, mudah2an di lain waktu bisa difoto ya tahap2 ya….

….Kunjungan keempat….

Crown yang saya buat adalah Porcelain Fused to Metal (PFM) dan begini tampilannya sesaat setelah dikirim dari lab…

Foto crown di model

Saat pasien datang crown sementara dilepas, dan semen yang tersisa dibersihkan dengan skeler dan brush…

Proses pelepasan crown sementara

Dilakukan percobaan crown, dicek retensi dan resistensi, integritas tepi, titik kontak, oklusi dan warna… setelah semua tidak ada kendala maka siap dilakukan penyemenan… Semen yang dipakai adalah GIC Fuji I (GC)..

Foto klinis akhir setelah pemasangan crown

Alhamdulillah prosesnya berjalan lancar dari mulai perawatan saluran akarnya sampai dengan pembuatan crown… mudah2an awet dan tidak ada masalah… amiiiin….

Pada kasus ini yang bisa menjadi catatan adalah lakukan pemeriksaan gigi secara menyeluruh dan teliti, sehingga kalau memang kasusnya sudah mengenai kamar pulpa tidak langsung ditambal sehingga pasien langsung mendapatkan perawatan yang sesuai kasusnya…

Buat pasien2 yang ingin konsul ke saya atau buat teman2 sejawat yang ingin mengkonsulkan pasien, atau yang mau datang ngobrol2, saya bisa ditemui disini…. ๐Ÿ™‚

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Nah pasien di Bogor dan sekitarnya yang susah mendapatkan jadwal perjanjian pasien di rumah sakit sekarang saya bisa ditemui disini…

Bukit Cimanggu City, Ruko Blok B1 No.3, Bogor..

Perjanjian pasien via WhatsApp 0898 690 5151

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung, tapi hanya khusus buat dokter gigi dan yang bergerak di bidang usaha kedokteran gigi aja ya ๐Ÿ™‚ … Sudah adaย 3395 an member lho, silahkan langsungย  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru ๐Ÿ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Kasus 50: Retreatment Gigi 11

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat pagiiii….

Alhamdulillah hari ini bisa update kasus baru, walaupun kemarin banyak terdapat kendala di website ini tapi semua bisa dilewati dengan lancar…

Saya mau mengucapkan terima kasih juga buat teman2 yang sudah membantu mengatasi kendala2 tersebut…

Dan pada kesempatan ini saya juga akan mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

…Lanjut ke kasusnya

Pasien datang awalnya untuk memperbaiki tambalan gigi depan yang terlihat sudah rusak.. Tetapi dari anamnesa diketahui gigi itu sering timbul seperti jerawat di gusinya..

Ini kondisi gigi pada saat datang…

Kondisi awal gigi 11

Terlihat kondisi gigi 11 dan 21 yang ada tambalannya di mesial, ada karies sekunder dan bentuk tambalan tidak mengikuti anatomi gigi 11 dan 21 seharusnya…

Ternyata dari foto ronsen diketahui gigi 11 pernah dilakukan perawatan saluran akar tetapi pengisiannya tidak sepanjang kerja..

Ini ronsennya…

Foto radiografis awal gigi 11

Saya jelaskan ke pasien apa2 saja yang ditemukan pada giginya, jadi kasus ini bukan cuma memperbaiki tambalan saja tetapi harus didahului dengan perawatan saluran akar.. Setelah pasien mengerti keadaannya maka perawatan dimulai…

Untuk kunjugan pertama ini target saya adalah mengeluarkan bahan pengisi dari perawatan sebelumnya. Gigi saya isolasi dengan rubber dam kemudian dibuat akses dari palatal sampai menemui guttap yang ada di saluran akar.

Guttap saya lunakkan menggunakan minyak kayu putih Cap Lang (lho? kok iklan… ๐Ÿ˜› hehe) dengan cara memasukkan minyak ke dalam akses tadi dengan cotton pellet, usahakan sampai menggenangi orifis dan tutup akses dengan cotton pellet kering agar minyak yang ada di dalam tidak cepat menguap.

Setelah 5 menit, akses kembali dibuka kemudian saya mengambil guttap untuk tahap awal menggunakan peeso reamer kemudian dilanjutkan dengan headstroem no.15

Pengambilan guttap dengan peeso reamer

Untuk melihat hasil pengambilan guttap dilakukan pengambilan foto ronsen, kebetulan ronsen yang tahap tersebut gak tau terselip dimana jadi tidak bisa saya tampilkan.. maklum masih pakai film hehehe… Untuk kunjungan pertama saya selesaiakan sampai tahap ini dan pasien pulang…

Kunjungan kedua…

Pada saat kunjungan kedua objektifnya adalah untuk melakukan preparasi saluran akar, pengisian kemudian perbaikan tambalan pada gigi 11 dan 21.

Gigi diisolasi kembali dengan rubber dam, kemudian gigi dilakukan preparasi saluran akar.. Saya menggunakan K-File sampai no.45, dan diirigasi menggunakan NaOCl 5,25% serta diaktivasi menggunakan menggunakan ultrasonic skeler dengan tip Irrisafe (Satelec).

Gigi 11 setelah preparasi saluran akar

Pengisian dilakukan menggunakan tehnik warm vertival condensation memakai Element Obturation Unit (SybronEndo), setelah itu untuk seal nya memakai SDR (Dentsply)..

Setelah pengisian selesai maka prosedur selanjutnya adalah memperbaiki tambalan pada kedua gigi itu…

Tampak depan sebelum tambalan dibongkar

Tambalan lama dibongkar dan seluruh jaringan karies sekunder dibuang, kemudian tepi kavitas labial dibuatkan bevel…

Setelah tambalan dibongkar dan dibuatkan bevel

Gigi-gigi kemudian dietsa dan dibonding, penambalan menggunakan resin komposit Palfique LX5 (Tokuyama) shade OPA2, OA3, A3… Pada kasus ini saya tidak memakai cetakan silikon untuk membantu membentuk outline gigi, hanya mengandalkan seluloid strip..

Selesai penambalan dan sebelum dilakukan konturing dan pemolesan

Kemudian dengan bantuan pensil dibuat panduan surface texture, dan mulai dibentuk dengan bur ukuran fine (strip merah) kecepatan rendah… Setelah tekstur selesai kemudian mulai dilakukan pemolesan, saya menggunakan Enhance (Denstply) bentuk point untuk awal dilanjut Soflex Spiral (3M) dan terakhir menggunakan buff…

Alhamdulilah ini hasil akhir dari gigi 11 dan 21…

Gigi 11 dan 21 setelah selesai konturing dan pemolesan

dan tidak lupa juga dibuat foto ronsen untuk melihat hasil perawatan ulang saluran akarnya…

Pengisian terlihat hermetis dan sepanjang kerja

Alhamdulillah semua rencana dari mulai perawatan ulang saluran akar sampai memperbaiki tambalan bisa selesai dalam 2 kunjungan dan hasil yang sesuai harapan… Pasien senang dan saya pun lebih senang ๐Ÿ˜€

Pada kasus2 memperbaiki tambalan lama harus kita evaluasi juga kondisi pulpa gigi tersebut atau kita lihat juga apakah pernah dirawat sebelumnya, sampaikan kepada pasien kalo memang keadaannya mengharuskan melakukan perawatan saluran akar terlebih dulu sebelum memperbaiki tambalannya…

Buat pasien2 yang ingin konsul ke saya atau buat teman2 sejawat yang ingin mengkonsulkan pasien, atau yang mau datang ngobrol2, saya bisa ditemui disini…. ๐Ÿ™‚

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung, tapi hanya khusus buat dokter gigi dan yang bergerak di bidang usaha kedokteran gigi aja ya ๐Ÿ™‚ … Sudah adaย 3260 an member lho, silahkan langsungย  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru ๐Ÿ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

Kasus 49: Gigi 17 Restorasi Resin Komposit

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat pagiiii….

Alhamdulillah hari ini bisa posting kasus lagi.. Karena masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri maka saya ingin mengucapkan Selamat Idul Fitri buat teman2 yang merayakan, semoga semua amal ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadhan mendapatkan pahala yang sebanyak-banyaknya… amiiiiin…

” Oo iya saya mau minta maaf nih sejak bulan Juni 2017 kemarin karena kendala web hosting foto maka kasus2 di website ini dari kasus 1 sampai kasus 39 tidak bisa diakses lagi karena error  ๐Ÿ˜ฆ , Mudah-mudahan tidak mengurangi minat teman2 berkunjung ke web ini ya ๐Ÿ™‚ “

Semoga ke depan tidak ada kendala lagi… amiiiin….

Hari ini saya mau mencoba sharing tentang restorasi, kebetulan kasus yang saya posting hari ini karena masukan dari beberapa teman2 pembaca juga…

“Dok, itu tambalan bisa bagus gitu pake komposit apa ya?”

“Dok, kalo pake komposit yang lain emang bisa kayak gitu dok?”

“Pake instrumen apa ya dok ?”

Nah kurang lebih kayak gitu pertanyaan2 yang sering diajukan ke saya, karena memang hampir sebagian besar kasus yang saya tangani memakai komposit 3M Z350XT…

Jadi pada hari ini saya mau menekankan bahwa bukan merk komposit tertentu yang membuat tambalan terlihat bagus, tetapi pemahaman tentang bahan komposit dan penguasaan tehnik prosedur restorasi lah kuncinya…

Kasus hari ini saya akan memakai produk dari Dentsply Sirona yaitu Ceram X Sphere Tecยฎ, special thanks to bro Rizky Dwi Prakasa (Denstply Sirona Indonesia)…

…Begini ceritanya…

Pasien wanita datang dengan keluhan gigi kanan atas sering kemasukan makanan dan kadang terasa ngilu yang amat sangat…

Pada pemeriksaan klinis ditemukan gigi 17 terdapat karies site 1, respon terhadap dingin positif, perkusi negatif, tidak ada sensasi pada saat palpasi…

Begini kondisi giginya..

Kondisi awal gigi 17

Rencan perawatan pada gigi ini adalah restorasi direk dengan resin komposit…

Isolasi gigi yang akan dirawat menggunakan rubber dam dan pembersihan karies menggunakan bur low speed sampai bersih maksimal…

Kondisi gigi setelah pembersihan jaringan karies

Dilanjutkan dengan melakukan etsa serta bonding, tehnik pengetsaan yang dilakukan adalah selective etch dengan bahan phosporic acid 37%…

Proses selective etch

Setelah kurang lebih 15-20 detik etsa dibilas kemudian diaplikasikan bonding pada seluruh kavitas, bonding yang saya pakai adalah Prime Bond One Select (Dentsply)… Kemudian disinar….

Untuk lapisan pertama saya memakai low shrinkage flowable composite SDR (Dentsply), aplikasinya pun sangat praktis dengan memakai gun sehingga kontrol pengeluaran bahan lebih nyaman…

Aplikasi SDR pada kavitas yang telah dietsa dan bonding

SDR saya letakkan sampai batas kurang lebih 3-4 mm dari permukaan kavitas, dan setelahnya baru saya letakkan komposit Ceram X Sphere Tecยฎ dan mulai membentuk anatomi oklusal…

”  Tips untuk membentuk anatomi oklusal adalah ingat posisi dan jumlah cups gigi tersebut “

Beberapa gigi mempunyai bentuk yang khas seperti M1 bawah dan M1 atas, untuk gigi lainnya bila kita tidak terlalu hafal bisa mengikuti tonjol cups yang masih terlihat dan mulai mengikuti sealamiah mungkin strukturnya….

Sesaat setelah penambalan dan sebelum pemolesan…

Selesai penambalan rubber dam dilepas dan dilakukan pengecekan fungsional dari gigi tersebut, pengambilan kelebihan tambalan dilakukan menggunakan bur superfine (strip kuning), setelah itu pemolesan diawali dengan Enhance (Dentsply) dan dilanjutkan dipoles dengan brush dan pasta Prisma Gloss (Dentsply)…

Pemolesan dengan Prisma Gloss

Alhamdulillah selesai penambalan gigi 17 dan setelah ditunjukan ke pasien, dia merasa senang dengan hasilnya… ๐Ÿ™‚

Ini dia hasil akhir penambalan gigi 17…

Hasil akhir….

So.. seperti yang saya sampaikan diatas bukan masalah kompositnya dan juga bukan karena saya spesialis lho tapi pemahaman bahan dan tehnik yang memungkinkan hasil yang maksimal…. Jadii semua pasti juga bisaa… tetap tingkatkan pengetahuan dan kemampuan.. pasti bisa.. semangaaaat.. ๐Ÿ™‚

Buat pasien2 yang ingin konsul ke saya atau buat teman2 sejawat yang ingin mengkonsulkan pasien, atau yang mau datang ngobrol2, saya bisa ditemui disini….

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 3254 an member lho ๐Ÿ™‚ silahkan langsung  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru ๐Ÿ˜‰

Sekian sharing hari ini sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kasus 48: Gigi 21 Karies Sekunder

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat pagiiii….

Alhamdulillah hari ini bisa posting kasus lagi, gmana teman2 yang menjalankan ibadah puasa? Semoga ibadahnya lancar ya sampai hari raya nanti… amiiin….

Kasus hari ini saya merasa senang karena dipercaya oleh seorang sejawat untuk merawat gigi anaknya, tetapi untuk menjaga privacy nama beliau tidak akan saya sebutkan disini.. Intinya saya sangat berterima kasih sudah diberi kepercayaan itu ๐Ÿ™‚

….Jadi begini ceritanya…

Gigi pasien ini pernah fraktur di ujung insisal waktu masih sekolah SD dan sudah ditambal oleh ibunya, nah sekarang sudah mau masuk kuliah, dan di gigi tersebut terlihat garis kecoklatan yang menandakan ada karies sekunder…

Karena masalah estetik tentunya maka ibunya minta tolong ke saya untuk tambalan tersebut diperbaiki…

Begini kondisi gigi saat datang…

Gigi 21 terlihat tambalan komposit dengan garis karies sekunder

Ok setelah saya lihat kasusnya maka saya sanggupi untuk menambal ulang giginya…

Saya lakukan pencocokan warna gigi dengan tehnik menempelkan bulatan kecil komposit pada bagian 1/3 tengah kemudian disinar, lakukan dengan beberapa shade warna sampai mendapatkan warna yang mendekati bagian tersebut….

Kemudian saya pasangkan rubber dam untuk isolasi daerah kerja..

IsoIasi rubber dam dari gig 14 sampai 24

Tambalan yang lama dibongkar dan seluruh karies sekunder dibuang juga, tepi kavitas dibuatkan bevel yang lebar tujuannya lebih ke estetik agar peralihan bahan tambal dengan struktur gigi tidak terlihat…

Begini kondisi setelah dilakukan pembongkaran tambalan…

Gigi 21 setelah dibevel

Kemudian gigi dietsa, dengan sebelumnya gigi 11 saya tutup menggunakan teflon tape (selotip kran air), lalu dilanjutkan dengan pemberian bonding…

Teflon tape dilepas, kemudian saya letakkan seluloid strip diantara gigi 21 dan 11 untuk membatasi dan juga sebagai alat bantu untuk membuat palatal shell…

Palatal shell saya buat dengan tehnik free hand menggunakan komposit shade translusen ย  ย  Z350XT (3M)… Tehnik free hand disini maksudnya adalah seluloid strip itu saya tempelkan ke bagian palatal gigi 21 dengan hanya ditahan menggunakan jari tangan…

Palatal shell dengan komposit translusen

Untuk lapisan pertama saya memakai komposit shade dentin A3 Z350XT (3M) adaptasinya dibantu menggunakan kuas..

Gigi 21 setelah diletakkan shade dentin

Setelah itu dilanjutkan komposit shade body A3 Z350XT (3M) dan untuk lapisan terakhir komposit shade email A2 Z350XT (3M)… Pada saat peletakan lapisan demi lapisan sudah mulai diperhatikan kontur permukaan, outline anatomi sehingga tidak terjadi pembuangan komposit yang berlebihan pada saat polishing and finishing….

Gigi 21 sebelum polishing dan finishing

Untuk finishing menggunakan bur fissure strip merah dan juga Soflex disc (3M) kemudian dilanjutkan untuk polishing menggunakan Diacomp Plus Twist (EVE) dan terakhir memakai felt buff….

Begini kondisi akhir gigi 21 setelah selesai finishing dan polishing…

Gigi 21 setelah selesai keseluruhan proses…

Alhamdulillah bisa memenuhi ekspektasi dari sejawat ๐Ÿ˜€ dan pasien pun tampak senang, dan mudah2an jadi semakin pede untuk tersenyum ya…. ๐Ÿ™‚

Untuk penambalan anterior memang memiliki tingkat kesulitan tersendiri, tetapi semua itu bisa diatasi dengan cara pemilihan warna dan prosedur penambalan yang tepat serta proses pembelajaran yang terus menerus dalam mengerjakan kasus… saya yakin semua pasti bisa…

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Mudah2an terus bisa update… Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang ajiiibjebreeet juga ๐Ÿ™‚

ย Berikut jadwal dan tempat praktek saya…

 

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung diย Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 3234 an member lho ๐Ÿ™‚ silahkan langsungย  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru ๐Ÿ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | 4 Comments

Kasus 47: Gigi 24 Nekrosis

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat pagiiii….

Kita ketemu lagiii ๐Ÿ™‚

Hari ini saya ingin berbagi kasus lagi, tapi mungkin ada yang terlihat beda di foto2 hari ini, karena mulai dari postingan ini semua foto2 kasus akan ada logonya ๐Ÿ˜›

Sebagai pengganti watermark yang selama ini saya pakai sudah hampir 3 tahun… Ini juga karena masukan dari para pembaca website ini yang mengatakan “dok fotonya jangan pake watermark lagi deh ganti pake logo aja kecil… biar gak terlalu blocking foto”.

Setelah saya pikir2 boleh juga nih buat penyegaran hehehe….

Saya juga mau memberikan ucapan selamat buat teman2 di 3M Indonesia yang kemarin sukses melaksanakan acara 3M Dental Expo di Hotel Shangri-La Jakarta.. ditunggu acara2 keren berikutnya…. ๐Ÿ™‚

…dan seperti biasa sebelum masuk ke kasus seperti biasa saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

….let the story begin

Kasus yang akan saya sharing hari ini adalah salah satu bentuk yang saya suka.. kenapa? karena kasus hari ini adalah kasus rujukan dari seorang prostodontis.. lho? trus ? iya karena biasanya di rujukan tersebut ditulis untuk dilakukan perawatan saluran akar karena akan dibuatkan restorasi indirek… nah disini enaknya kan, saya hanya perlu mengerjakan psa nya tanpa bingung milih restorasi akhirnya ๐Ÿ˜€

Pasien datang dengan membawa rujukian bahwa giginya akan dibuatkan crown tetapi diminta untuk dilakukan perawatan saluran akar terlebih dahulu…

Begini kondisi awalnnya…

Kondisi awal gigi 24

dan ini ronsennya…

Radiografis gigi 24

Ok dari keadaan klinis saya lihat gigi 24 dengan karies yang cukup dalam dan dinding distal sudah tidak ada, dari ronsen terlihat kavita sudah mendekati kamar pulpa. Ketika dilakukan perkusi tidak ada respon, juga ketika dilakukan tes respon dingin juga tidak ada reaksi…

Perawatan saya mulai dengan membuat artificial wall, matriks menggunakan greatercurve dan bahan tambalnya komposit Z 350 XT (3M)… Tetapi jaringan karies dibersihkan dulu menggunakan bur carbide low speed..

Kondisi gigi pada saat pemasangan matriks..

Matriks terpasang pada gigi 24

Setelah dinding buatan jadi, mulai dilakukan akses opening untuk membuka kamar pulpa, setelah itu outline opening dirapihkan menggunakan skeler ultrasonik dengan tip Canal Access Preparation (Satelec).

Penjajakan awal menggunakan k-file no.8 dan diteruskan no.10… Setelah k-file terakhir dirasa cukup longgar keluar masuk saluran akar kemudian mengukur panjang kerja menggunakan apex locator.. Sebelum mulai preparasi saluran akar dilakukan kembali pemulusan jalur luncur menggunakan ProGlider (Dentsply)… Untuk preparasi saluran akar digunakan file rotary i3 Gold (Denjoy).. Setiap pergantian instrumen diirigasi dengan NaOCl 5,25 % dan diaktivasi secara ultrasonik menggunakan tip Irrisafe (Satelec).

Kondisi klinis setelah preparasi saluran akar….

Gigi 24 selesai preparasi saluran akar

Kemudian dilakukan pengisian menggunakan tehnik warm vertical condensation memakai alat Element Obturation Unit (SybronEndo) dan siler AH plus (Dentsply)…

Tampilan setelah pengisian…

Kavitas setelah pengisian terlihat bersih dari sisa2 sealer

Untuk coronal seal memakai low shrinkage stress flowable composite SDR (Dentsply) dan atasnya ditutup dengan komposit packable….

Pengambilan ronsen dilakukan pada gigi tersebut…

Radiografis selesai pengisian

Alhamdulillah rangkaian perawatan bisa selesai dalam satu kunjungan sehingga pasien tidak terlalu repot dan bisa melanjutkan perawatannya di sejawat pengirim… ๐Ÿ™‚

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Mudah2an terus bisa update… Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang ajiiibjebreeet juga ๐Ÿ™‚

ย Berikut jadwal dan tempat praktek saya…

 

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 3224 an member lho ๐Ÿ™‚ silahkan langsungย  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru ๐Ÿ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

Kasus 46: Gigi 43 pulpitis kronis

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat siaang….

Alhamdulillah akhirnya kita ketemu lagiii ๐Ÿ™‚

Apa kabar semua? Terima kasih buat yang masih main ke website ini, masih nungguin kasus2 baru…

Sudah sebulan lebih belum update kasus baru lagi karena saya sedang mencoba upgrade foto2 kasus saya agar lebih bisa menampilkan detil kondisi gigi yang sedang dirawat…

Trus juga karena banyak liburan long weekend jadi dimanfaatkan buat jalan2 ke luar kota ๐Ÿ™‚

Sebelum masuk ke kasus seperti biasa saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

…and this is the case

Seorang pasien wanita datang dan mengatakan

“Dok, saya kalo makan sering nyelip nih di gigi ini” sambil nunjuk ke gigi daerah depan bawah kanan…

Terus saya tanya “Terasa sakit gak bu?”

“Dulu sih pernah sakit banget tapi sekarang kayaknya gak deh”

“Oo ok… saya coba liat dulu ya, mari bu silahkan duduk disini”

Saya mulai lakukan pemeriksaan dan ini yang saya temukan

Keadaan awal gigi 43

Gigi 43 mengalami karies dan sudah terlihat perforasi ke kamar pulpa, perkusi negatif, dan respon dingin menunjukkan positif. Kemudian dari ronsen terlihat seperti ini..

Radiografis gigi 43

Wah saluran akarnya agak “meliuk’ nih hehehe… Saya suka deg2an kalau mendapatkan saluran yang seperti ini, karena pengerjaannya harus hati2 dan sabar…

Ok setelah saya mendapatkan gambaran detil kasus gigi pasien ini, lalu saya jelaskan secara detil tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan rencana perawatannya…

Perawatan dimulai….

Jaringan karies saya buang semua menggunakan bur carbide low speed, kemudian dibuatkan sedikit artificial wall…

Pemakaian matriks pada pembuatan artificial wall

Matriks yang saya pakai adalah saddle matrix dengan spring clip, matriks ini cukup murah dan mudah penggunaannya… sejawat harus punya nih.. cieee promosi ๐Ÿ˜›

Kendala berikut yang saya temui adalah pada saat pemasangan rubber dam, karena posisi gigi yang crowding sehingga clamp tidak bisa saya pasang pada gigi tersebut..

Akhirnya clamp saya pasang pada gigi 44 dan dibantu dental floss pada gigi 43 nya…

Gigi lalu dianestesi dan mulai dibuat akses… Penjajakan awal saya gunakan K-File no.8 dengan gerakan watchwinding perlahan, saya khawatir kalau terburu2 bisa membuat ledge… Setelah dirasa file nomer tersebut dapat keluar masuk dengan lancar saya lanjutkan dengan no.10 dengan gerakan yang sama….

Setelah juga didapat kondisi yang lancar keluar masuk, dilakukan pengukuran panjang kerja menggunakan apex locator (Root ZX mini – Morita)… dan dilanjutkan dengan memuluskan jalur luncur menggunakan ProGlider (Dentsply)… Pada kasus ditemukan saluran akar yang agak berliuk seperti ini, tahap penjajakan dari no.8 sampai pemulusan jalur dengan ProGlider sangat penting sebelum kita memulai preparasi saluran akarnya, agar terhindar dari masalah seperti ledge, jarum patah, instrumen tertahan tidak bisa masuk lebih dalam dan sebagainya…

Preparasi saluran akar saya gunakan file rotary i3 Gold (Denjoy), file ini mempunyai spesifikasi yang cukup baik dan yang pasti muraaah heheheheh….. Setiap pergantian file diirigasi menggunakan NaOCl 5,25%… Aktivasi larutan irigasi menggunakan power flosser dengan tip Endoactivator… File akhir preparasi 25/.06…

Gigi 43 setelah preparasi saluran akar

….Lanjut ke pengisian

Pada hari itu juga langsung dilakukan pengisian saluran akar menggunakan Element Obturation Unit (SybronEndo)… Untuk basis setelah pengisian saya menggunakan low shringkage stress flowable composite SDR dari Dentsply, dilanjutkan atasnya menggunakan packable composite Z 350 XT dari 3M…

Foto klinis sesaat setelah pengisian….

Setelah dilakukan pengisian

dan ini foto klinis setelah selesai penambalan…

Kondisi akhir setelah selesai perawatan

….Dan inilah saat yang ditunggu2 melihat hasil ronsen akhir perawatan, hehehe apakah hasilnya sesuai harapan atau tidak..

Radiografis gigi 43 selesai perawatan

Alhamdulillaaaah… saluran yang sedikit meliuk itu berhasil diisi dengan baik… ๐Ÿ™‚

Saya lega dan pasien pun senang heheheh…

Pada kasus ini yang bisa dijadikan catatan adalah : dalam menghadapi saluran akar yang agak ada belok2 usahakan sabar dalam penjajakan awal, pastikan pada saat penjajakan tersebut file yang digunakan sudah dapat keluar masuk tanpa hambatan sehingga akan memudahkan file rotary yang kita gunakan untuk meluncur di saluran akar itu…

Oo iya ada info seminar besar nih…

3M Dental Expo

Tanggal 20-21 Mei 2017, Hotel Shangri-la Jakarta, diisi oleh pembicara2 hebat dari dalam dan luar negeri…. info lebih lengkap bisa dilihat di account Facebook Cobra Dental… Jangan sampai ketinggalan ya…. sampai ketemu disana ๐Ÿ™‚

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Mudah2an terus bisa update… Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang ajiiibjebreeet juga ๐Ÿ™‚

ย Berikut jadwal dan tempat praktek saya…

 

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 3218 an member lho ๐Ÿ™‚ silahkan langsungย  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru ๐Ÿ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | 5 Comments