Kasus 45: Gigi 24 Tambalan Amalgam Pecah

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat siaangg…….

Alhamdulillah bisa posting kasus baru lagi ..!!

Apa kabar semua? Terima kasih buat yang masih sering mampir ke website ini.. Sudah lama banget nih saya gak posting hampir sebulan lebih hehehehe….

Sebulan kemarin memang lagi sibuk fokus di praktek, trus di waktu yang agak kosong lebih sering browsing2 nyari info tempat2 wisata hehehe πŸ˜€

Kebetulan sekarang lagi sempat nih, ok kita langsung liat kasusnya….

Sebelum masuk ke kasus seperti biasa saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

and this is the story…….

Pasien awalnya datang dengan keluhan tambalannya pecah dan sering terselip makanan. Selain itu gigi tersebut kalau dipakai menggigit agak terasa tidak nyaman… Saya lakukan pemeriksaan objektif pada gigi yang dikeluhkan, terlihat gigi 24 ada tambalan amalgam di bagian mesial, sedangkan di bagian distal sudah tidak ada tambalan.. Kavitasnya terdapat karies sekunder, perkusi positif, respon dingin negatif….

Ini kondisi gigi tersebut…

Keadaan klinis gigi 24 saat awal datang

Dari hasil pemeriksaan radiografis terlihat kavitas sudah mengenai pulpa, dan ada lesi periapeks..

Radiografis gigi 24

Dari hasil pemeriksaan gigi tersebut direncanakan untuk dilakukan perawatan saluranΒ  akar dan dilanjutkan dengan restorasi crown… nah disini terkadang terjadi diskusi dengan pasien karena budgeting issue.. pasien tetap saya sarankan untuk pembuatan crown tetapi untuk dapat berkompromi dengan kondisi pasien maka selesai perawatan direstorasi dengan resin komposit saja….

Perawatan dimulai….

Seluruh restorasi lama dibongkar dan jaringan karies sekunder dihilangkan menggunakan bur carbide low speed, email yang tipis dan tidak terdukung cukup dentin juga dihilangkan..

Setelah pembersihan kavitas

Dilanjutkan dengan pembuatan artificial wall atau pre endodontic build up, pada kasus ini tidak dilakukan cauter gingiva karena tepi dari kavitas masih berada di atas gingiva dan masih memungkinkan untuk dipasang matriks dan mendapatkan kerapatan yang baik..

Matriks yang dipakai adalah greater curve matriks dan bahan restorasi menggunakan komposit..

Selesai pembuatan artificial wall

Jangan lupa selesai pembuatan artificial wall dicek juga oklusi agar dinding yang kita buat tersebut tidak menyebabkan kontak prematur.

Isolasi daerah kerja menggunakan rubber dam, akses kavitas dimulai menggunakan round bur sampai ketemu kamar pulpa, kemudian dirapihkan menggunakan bur endo Z (Dentsply) serta Ultrasonic tip Canal Access Preparation (Satelec).

Penjajakan awal menggunakan file no.8 dengan kondisi kavitas digenangi NaOCl 5,25%, dilanjutkan dengan file no.10 sampai mendapatkan jalan yang licin tanpa hambatan untuk keluar masuk. Pengukuran panjang kerja menggunakan Root ZX mini (Morita), akar bukal dan palatal sama2 18mm.

Untuk berikutnya sebagai persiapan untuk file preparasi dilakukan “pemulusan jalur luncur” menggunakan ProGlider (Dentsply) sepanjang kerja sampai file tersebut bisa keluar masuk dengan lancar.

Kemudian preparasi saluran akar memakai Protaper Next dengan tehnik single lenght dengan interval stop setiap memasuki kedalaman 1,5 mm untuk dilakukan irigasi dan rekap no.10 untuk membongkar debris, preparasi selesai di file X2. Setelah itu setiap saluran akar digenangi larutan irigasi dan diaktivasi menggunakan Irrisafe ultrasonic tip (Satelec). Saluran akar dikeringkan, ditambal sementara, dan pasien pulang…

Kondisi klinis setelah selesai preparasi saluran akar

Kavitas terlihat bersih dengan jalan masuk yang lurus ke arah saluran akar

Kunjungan kedua…..

Pada kunjungan ini sudah tidak ada rasa nyeri bila dipakai menggigit, perkusi juga menunjukkan negatif. Pengisian dilakukan dengan tehnik warm vertical condensation menggunakan alat Element Obturation (Sybronendo) dan sealer AH plus (Dentsply).

Foto setelah pengisian..

Setelah pengisian kavitas dibersihkan dari sisa sealer dan guttap

Untuk basis menggunakan SDR (Dentsply) kemudian dilanjutkan menggunakan komposit Z 350 XT (3M) untuk bagian atasnya. Setelah dicek oklusi, pemolesan menggunakan Diacomp Twist (Eve).

Hasil restorasi setelah pemolesan…

Hasil akhir restorasi

dan ini ronsennya…

Radiografis setelah selesai perawatan

Alhamdulillah seluruh perawatan telah selesai, tetapi tetap pasien saya ingatkan untuk pembuatan crown mengingat sisa struktur asli gigi pada bagian bukal dan palatal sudah tipis… Mudah2an sampai ketemu di pembuatan crown restorasinya masih aman.. aamiiin.. πŸ™‚

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Mudah2an terus bisa update… Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang ajiiibjebreeet juga πŸ™‚

Dan…. Tahun 2017 ini ada perubahan jadwal praktek saya, bisa dilihat di bawah ini….

 

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 3180 an member lho πŸ™‚ silahkan langsungΒ  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru πŸ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Advertisements
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Kasus 44: Gigi 47 Karies Site 1

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat paagiiiii…….

Alhamdulillah bisa posting kasus baru lagi pertama di 2017..!!

Di tahun yang baru ini semoga kita semua tetap sehat, makin lancar rejekinya dan terlaksana semuanya yang direncanakan.. amiiin ya robbal alamin..

Bagaimana kabarnya semua? Sudah lama banget nih saya gak posting karena pas akhir tahun fokusnya ke liburan hehehehe….

Ok untuk membuka postingan di tahun 2017 ini saya coba kasus restorasi ya.. πŸ™‚

O iya sebelumnya saya mau cerita kegiatan seminar pas bulan Desember 2016… Seminar terakhir di 2016 ini sangat spesial karena saya bisa tampil bareng saudara seperjuangan hehehe… yup founder Run ForwaRd tampil bareng di Bogor Dentistry IX, alhamdulillah semuanya lancar dan hands on nya pun sold out !!! Selain itu senang juga bisa tampil bareng dengan pembicara lain yang hebat juga, ada drg. Arfan Badeges, Sp.BM dan drg. Andy Wirahadikusumah, Sp.Prosto.. nah kalo yang terakhir ini pasti sering liat di acara Dr. Oz Trans TV kan :P..

Dari ki-ka : saya, drg.Rio, drg.Furqan, drg.Arfan, drg.Andy

Sesi hands on dengan topik bleaching

Swafoto bersama peserta hands on

Terima kasih kepada PDGI Bogor dan panitia Bogor Dentistry IX atas kesempatan yang diberikan… Terima kasih untuk sponsor, dan juga para peserta yang super ajiiibjebreet πŸ˜€

Sebelum masuk ke kasus seperti biasa saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

This is the story…….

Pasien awalnya datang ingin membersihkan karang gigi, dan tidak ada keluhan lain pada giginya… Setelah saya cek ternyata terdapat karies di gigi 47 nya, kemudian saya tampilkan di layar tv agar pasien bisa melihat keadaan giginya… Nah bener saja, pasien kaget melihat giginya ada yang bolong, karena selama ini tidak ada rasa ngilu…

Begini keadaan giginya..

Karies terlihat di tengah gigi 47

Setelah dijelaskan bahwa walaupun dari luar terlihat tidak luas lubangnya tetapi bisa saja di dalamnya berbeda… Pasien setuju untuk dilakukan penambalan…

Isolasi dilakukan pada gigi itu menggunakan rubber dam..

Pemasangan rubber dam

Jaringan karies dibuang menggunakan bur carbide low speed, sampai terlihat jaringan yang sehat..

Gigi 47 setelah dipreparasi

Nah setelah dipreparasi gigi sekarang siap untuk direstorasi… Pertama-tama dilakukan etsa, tehnik yang saya pakai adalah selective etch yaitu hanya mengetsa pada bagian email saja, hal ini salah satunya adalah untuk menghindari terjadinya post restorative sensitivity… dibilas dengan air, keringkan, kemudian diaplikasikan bonding generasi ke 7 pada email dan dentin, diulas merata keseluruh permukan kavitas kurang lebih selama 20 detik, dan disinar…

Proses selective etch

Setelah itu untuk lapisan awal saya menggunakan komposit flow tipis untuk mengakomodir shrinkage stress yang terjadi akibat C-Factor yang besar pada kavitas site 1 ( kelas I)… Dilanjutkan dengan komposit pasta, untuk lapisan bawah menggunakan komposit Z350 XT (3M) warna A3 Body selanjutnya memakai Z 350 XT (3M) warna A2 Body untuk luarnya…

Pengecekan oklusi dilakukan dan kelebihan bahan tambal saya buang menggunakan bur super fine (strip kuning) dan dilakukan pemolesan menggunakan Diacomp Eve Twist.. Pada restorasi ini saya tidak memakai staining atau color modifier….

This is the final result..

Gigi 47 selesai direstorasi

Pasien ketika ditunjukan hasilnya sangat puas… alhamdulillah…

Semua kasus bila dilakukan dengan komunikasi dan prosedur yang baik maka akan membuat pasien puas apapun hasilnya.. Karena dalam dunia medis kita tidak menjajikan hasil tapi menjanjikan proses ya kan πŸ™‚

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Mudah2an terus bisa update… Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang ajiiibjebreeet juga πŸ™‚

Dan…. Tahun 2017 ini ada perubahan jadwal praktek saya, bisa dilihat di bawah ini….

 

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 3150 an member lho πŸ™‚ silahkan langsungΒ  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru πŸ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

 

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Kasus 43: Lesi Servikal Non Karies

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat paagiiiii…….

Kita ketemu lagiiii……

Wah udah lama banget ya… 2 bulan ya? Lagi banyak jalan2 soalnya hehehe jadi blom sempat posting kasus πŸ˜€

Ok tapi jalan2nya gak usah ditulis disini ya nanti kepanjangan, nah selain jalan2 saya juga sempat mengisi beberapa seminar..

Ini sekilas cerita seminar kemarin…

Tanggal 30 September 2016 saya diminta mengisi Main Lecture di acara FOKUS Trisakti, wah disini perasaan saya campur aduk antara bangga, terharu, senang karena bisa kembali ke kampus yang pernah mendidik saya menjadi dokter gigi dan di auditorium itu juga saya disumpah sebagai dokter gigi

Lumayan deg2 an karena yang nonton banyak hehehe

Trus di tanggal 9 Oktober 2016 saya diundang PDGI Jakarta Timur untuk mengisi di acara East Jakarta Dentistry…

Foto bersama para peserta hands on…

Lanjut di tanggal 4 November 2016 diminta oleh LADOKGI TNI AL untuk menjadi salah satu pembicara di acara PITA LADOKGI… Seru juga karena ini pertama kalinya saya diundang di instansi militer…

Terima kasih buat mbak Trisna (ketiga dari kiri) yang sudah mengajak saya tampil di acara ini…

…dan tanggal 6 November 2016 ikutan juga ambil bagian di acara PDGI Jakarta Selatan

Sesi diskusi setelah hands on…

Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi dengan banyak dokter gigi hebat di setiap seminar yang saya hadiri… Terima kasih juga buat PDGI yang sudah mengajak saya tampil, terima kasih juga untuk para sponsor dan tentunya para peserta yang sudah hadir… Semuanya hebaaaat… Ajiiibjebreeet…. πŸ™‚

Sebelum masuk ke kasus seperti biasa saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

Ok… Lets get started….

Awalnya saya sempat bingung nih mau masukin kasus apa ya… Bukan karena kebanyakan stok dokumentasi tapi justru karena udah kurang variasi stok nya hehehehe πŸ˜€

Mulai jarang dokumentasi karena fokus ke pengerjaan kasus dan efisiensi waktu… Maklum semua dikerjakan sendiri… 😦

Tapi saya cek kayaknya baru satu kali saya posting mengenai lesi non karies di servikal, jadilah hari ini saya posting kasus itu…

Pasien awalnya datang ingin memeriksakan gigi yang sering terasa ngilu, tetapi dia merasa tidak ada lubang pada giginya… Setelah dilakukan anamnesa saya lakukan pemeriksaan klinis… dan ini yang saya temukan…

Foto klinis gigi 23 24 25 26 saat awal datang

Ternyata di gigi 23 24 25 26 terdapat lesi servikal non karies, dan tentunya hal ini yang membuat pasien sering merasa ngilu.. Setelah saya jelaskan ke pasien mengenai keadaan giginya, juga saya jelaskan rencana perawatannya… Pasien setuju untuk ditambal…

Pada kasus seperti ini saya menemui kesulitan dalam mengisolasi daerah kerja menggunakan rubber dam, memang di internet banyak cara yang mencontohkan tetapi butuh modifikasi dari clampnya… Jadi untuk kasus ini saya tidak memakai rubber dam untuk isolasi, mungkin nanti teman2 pembaca yang punya cara isolasi untuk kasus ini sharing ke saya ya.. biar saya bisa belajar juga..

Akhirnya saya memilih hanya menggunakan retraction cord ditambah dengan larutan hemostatik, ukuran cord yang saya pakai 000 dengan larutan ferric sulfate 20%.. Kemudian tepi kavitas saya bevel untuk mendapatkan peralihan warna yang baik antara gigi dan bahan tambal… Sebelum itu gigi saya anastesi terlebih dahulu agar pasien nyaman melalui seluruh tahap rencana perawatan…

Untuk tehnik pengetsaan saya memakai tehnik selective etch yaitu hanya mengetsa email yang ada disekeliling kavitas saja. Untuk bonding memakai generasi ke 7 Single Bond Universal (3M)…

Setelah dilakukan pre-treatment dan siap direstorasi

Untuk lapisan awal saya aplikasikan komposit flow secara tipis untuk mengakomodir shrinkage stress yang terjadi, setelah itu lanjut menggunakan komposit pasta menggunakan Z 350 XT (3M)…

Untuk konturing digunakan bur carbide 20 fluted, pemolesan menggunakan Soflex Disc (3M) dilanjutkan dengan Felt buff ditambah pasta Alumunium oxide…

Ini dia hasil akhirnya…

Hasil akhir setelah restorasi…

Pasien sangat puas dengan hasilnya.. dan setelah kontrol 1 minggu kemudian pasien menyampaikan sudah tidak ada lagi keluhan seperti sebelumnya… Alhamdulillaaaah….

Untuk penambalan kelas berapapun tetap usahakan untuk melakukan isolasi maksimal, paling baik memakai rubber dam…

Oo iya ada yang lupa… tanggal 16 November 2016 saya juga mengikuti acara Dental Insight dan bertemu dengan para endodontist hebat, senang bisa foto dalam satu frame… ajiibjebreeet…. Foto by drg. Arifo, Sp.Perio…

img_2840

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Mudah2an terus bisa update… Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang ajiiibjebreeet juga πŸ™‚

Bagi yang ingin mengetahui jadwal praktek saya bisa dilihat dibawah ini…

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 3059 an member lho πŸ™‚ silahkan langsungΒ  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru πŸ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | 6 Comments

Kasus 42: Gigi 15 PSA + Direct Restoration

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat Pagiiiii…….

Kita ketemu lagiiii……

Alhamdulillah senang hari ini bisa posting kasus baru lagi, dan semoga semua yang mampir ke website hari ini dalam keadaan sehat dan senang semuanya…. πŸ™‚

Saya juga lagi bergembira nih karena istri saya sudah diwisuda dan resmi menjadi spesialis prosto… Alhamdulillaaah… Selamat ya manda, semoga ilmunya bisa bermanfaat buat orang banyak.. mmmppuach… (pake kecup imut hahahah)

Saya ucapkan selamat buat para sejawat yang diwisuda juga pada tanggal 27 Agustus tersebut, semoga ilmunya bermanfaat ya… Kalian hebaaaat…..

Family picture… heheh walaupun panas2 tetap senyum…

Beberapa hari sebelumnya saya diberi kesempatan untuk tampil di seminar yang diadakan oleh PDGI Kota Bekasi… Acaranya berlangsung lancar, peserta hands on nya juga sangat antusias… Seru deh… Terima kasih untuk PDGI Kota Bekasi, panitia acara, sponsor Yotuel dan seluruh peserta…. Ajiiiibjebreet… πŸ˜€

Terima kasih untuk kesempatannya….

Nah bulan September ini saya diajak juga untuk tampil mengisi Main Lecture dan Hands On dalam acara FOKUS Trisakti yang akan diadakan tanggalΒ Β Β  30 September 2016 sampaiΒ  2 Oktober 2016… Yuk yang berminat ikutan langsung kontak nomer yang ada di flyer ini… Sampai ketemu disana yaaaa….

Nah ini deretan pembicara Main Lecture FOKUS Trisakti

Ini materi hands on yang akan saya bawakan

Oo iya dalam kesempatan ini saya juga mohon maaf buat PDGI kota2 lain yang juga mengundang saya untuk berbagi di seminarnya tetapi belum bisa saya penuhi karena keterbatasan dan jadwal yang belum memungkinkan.. Mudah2an ada kesempatan lagi di lain waktu ya… πŸ™‚ Terima kasih banyak sudah diundang…..

Seperti biasa saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

Ok sekarang langsung ke kasus hari ini….

Kasus hari ini tentang pasien yang mengeluhkan gigi kanan atasnya sering nyeri bila kemasukan makanan, dan bila sudah kemasukan akan susah untuk dikeluarkan walaupun sudah dikumur dengan kencang… Sebenarnya pasien sudah pergi ke dokter gigi tetapi disarankan untuk menemui spesialis konservasi…

Setelah melakukan anamnesa yang diperlukan saya lakukan pemeriksaan klinis, terlihat gigi 15 karies di bagian distal dan memang kavitasnya agak besar di bagian dalam sehingga kalau kemasukan makanan akan sulit keluar..

Ini kondisi awal gigi 15…

Foto klinis awal

Kemudian diambil juga foto ronsen dari gigi itu, ini hasilnya..

Foto radiografis awal

Dari ronsen terlihat memang kavitas meluas sampai di bawah permukaan oklusal dan mengenai pulpa, tidak terlihat kelainan di periapeks.

Setelah dijelaskan mengenai kondisi giginya dan juga rencana perawatan yang akan dilakukan dilakukan anestesi lokal pada gigi tersebut, dan dilanjutkan opening pada bagian oklusal

Foto klinis setelah pembuangan bagian oklusal

Terlihat karies sudah mengenai pulpa sesuai dengan foto ronsen dan gingiva sebelah distal terlihat sedikit menutupi tepi gigi, maka saya lakukan pemotongan gingiva dengan cauterΒ  untuk mempermudah dalam pembuatan dinding distal (artificial wall)

Ini keadaan setelah pemotongan gingiva..

Foto klinis setelah pemotongan gingiva

Pembuatan artificial wall menggunakan resin komposit dibantu dengan matriks greatercurve

Foto klinis pemasangan matriks

Setelah artificial wall selesai, rubber dam dipasang dan siap untuk perawatan saluran akar.. Kavitas dipenuhi dengan NaOCl 5,25% lalu penjajakan dimulai dengan K-File no.8, no.10 setelah itu dengan Pro Glider (Dentsply).. Ditemukan dua saluran yaitu bukal dan palatal, pengukuran panjang kerja memakai apex locator Root ZX mini (Morita)….

Preparasi saluran akar menggunakan endomotor cordless Im2c (Denjoy) dan file Protaper Next sampai ukuran X2, setiap 3x stroke dilakukan irigasi NaOCl 5,25% dan rekapitulasi dengan file no.10 sampai akhirnya mencapai panjang kerja.. Larutan irigasi juga diaktivasi secara ultrasonik menggunakan irrisafe (Satelec)

Ini keadaan setelah preparasi selesai

Foto klinis penampakan saluran bukal dan palatal setelah preparasi

Saluran akar dikeringkan dan diberi kapas lalu tambal sementara.. Sebenarnya untuk kasus ini bisa dilakukan dalam satu kali kunjungan (one visit), tetapi karena keterbatasan waktu dari pasien maka untuk kunjungan pertama diselesaikan sampai disini dan pasien pulang…

Kunjungan kedua….

Tidak ada keluhan dari pasien, setelah dibuka tambalan sementaranya juga saluran akar terlihat kering dan siap dilakukan pengisian..

Rubber dam dipasang, irigasi kembali dilakukan dengan NaOCl 5,25% setelah itu dikeringkan.. Pengisian menggunakan siler AH Plus (Dentsply) dan tehnik Warm Vertical Condensation menggunakan alat Element Obturation (Sybronendo)…

Foto klinis setelah pengisian

Basis menggunakan low shrinkage stress komposit atau istilah lainnya bulk fill menggunakan Fitek Bulk Fill (3M) kemudian untuk lapisan permukaannya menggunakan Β  Z 350 XT (3M)… Setelah itu pengecekan oklusi dilakukan, kelebihan restorasi diambil menggunakan bur diamond fine, dilanjutkan pemolesan menggunakan brush disertai pasta alumunium oxide…

Ini dia hasil akhirnya…

Foto klinis akhir

dan ini foto ronsennya…

Foto radiografis akhir perawatan

Alhamdulillah… Tidak ada masalah selama melakukan prosedur perawatan.

Pada kasus ini pemilihan restorasi direk dengan resin komposit bisa menjadi alternatif restorasi pasca endo, sesuai dengan teori yang ada dalam buku “Pathway of The Pulp 11th edition” bab 22, tetapi perlu perhatian pada seleksi kasus, pemilihan komposit, tehnik dan prosedur restorasi agar hasil maksimal.

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Mudah2an terus bisa update… Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang ajiiibjebreeet juga πŸ™‚

Bagi yang ingin mengetahui jadwal praktek saya bisa dilihat dibawah ini…

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 2877 an member lho πŸ™‚ silahkan langsungΒ  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru πŸ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kasus 41: Direct Veneer Gigi 11

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat Pagiiiii…….

Sudah hampir 2 bulan ya dari posting kasus yang terakhir, alhamdulillah hari ini bisa posting kasus lagi…

Baru di bulan ini saya sempat posting karena bulan kemarin lagi sibuk2 nya… Tanggal 21 dan 22 Juli 2016 saya tampil bersama Prof. Gianluca Gambarini (Italia) dalam acara M3i Master Course, persiapan untuk acara ini cukup menyita waktu saya… Alhamdulillah acara ini bisa berjalan lancar dan saya senang karena bisa satu panggung dengan beliau, terima kasih untuk Ikorgi Jakarta Barat, pimpinan dan tim M3i (Mentari Murni Mulia) serta seluruh peserta yang sudah hadir… It’s means a lot for me…

Ini sebagian foto2 dari acara itu…

Layar dan panggung yang cukup luas…

Foto di dekat banner yang ada nama saya… hehehe agak2 norak sih πŸ™‚

Pada saat hands on peserta saya minta mendekat agar bisa melihat secara langsung dan mendapatkan “look and feel” nya waktu melakukan restorasi

Berfoto bersama peserta hands on… Terima kasih ya dok, semoga bermanfaat

Setelah acara tersebut tanggal 25-27 Juli 2016 saya mendapatkan kesempatan untuk ikut seminar dan hands on Prof. Angelo Putignano, beliau ini adalah pendiri Style Italiano…. Terima kasih untuk 3M Indonesia yang telah memberikan kesempatan yang sangat luar biasa ini.. Di sela2 acara tersebut juga diadakan meet up antara KOL (Key Opinion Leader) 3M, selain untuk mengenalkan line up produk baru juga untuk saling mengenal satu sama lain antar KOL…

Pendiri Run ForwaRd bertemu dengan pendiri Style Italiano..

Berfoto bersama para KOL… saya berdiri di belakang dekat tulisan 3M hehehe agak gak keliatan ya

Makan siang bersama peserta lain…

Inilah momen yang berharga.. ikut hands on dan bisa berdiskusi langsung dengan Prof. Angelo Putignano

Melihat langsung Prof. Angelo mengerjakan restorasi merupakan bentuk proses pembelajaran tersendiri bagi saya…

Alhamdulillaah saya bersyukur sekali mendapatkan pengalaman2 yang sangat berharga seperti ini dan mudah2 an apa yang saya dapatkan bisa saya bagikan dengan maksimal ke teman2 semua…

Nah jadwal sharing saya berikutnyaΒ  tanggal 21 Agustus 2016 di acara Dentalpreneurship 2.0 PDGI Kota Bekasi… yuuk buat teman2 yang berminat silahkan daftar ke contact person berikut

Flyer acara PDGI Kota Bekasi… Sampai ketemu disana ya..

Siip sekarang kita lanjut ke kasusnya ya…

Seperti biasa saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

Kasus hari ini mengenai restorasi pada gigi 11, yang berbeda dari kasus sebelumnya adalah pada kasus ini saya menghadapi kesulitan dalam menentukan warna dari gigi yang akan direstorasi… Begini ceritanya…

Pasien datang dengan keluhan gigi depan atasnya pernah patah dan sudah ditambal, tetapi bentuk dari tambalannya tidak sesuai dengan anatomi gigi normal sehingga pasien merasa kurang nyaman bila bertemu dengan orang lain… Ditambah warna tambalan tersebut mulai berubah..

Nah disinilah awal permasalahannya.. karena gigi tersebut sudah bentuknya beda ditambah sekarang warna tambalannya cenderung berubah sehingga pasien berinisiatif memakai produk pemutih gigi yang dijual lewat online shop dengan harapan warna tambalan yang berubah bisa kembali lagi.. Pemakaiannya tidak tanggung2, seminggu sekali !!! πŸ˜•

Apa yang terjadi??  Gigi2 pasien mengalami overbleached sehingga terjadi white spot yang parah di seluruh gigi 😦

Begini kondisi saat datang…

Kondisi klinis saat awal pasien datang

Saya jelaskan kepada pasien kondisi yang terjadi pada giginya dan menginstruksikan agar tidak lagi memakai obat pemutih gigi yang dia pakai… Kemudian saya jelaskan juga mengenai kesulitan pemilihan warna untuk menambal giginya, karena persediaan warna saya yang paling putih masih kurang putih bila dibandingkan keadaan gigi sekitarnya..

Pasien mengerti dengan kendala yang saya hadapi dan tetap ingin dilakukan penambalan, kata dia walaupun warna nya kurang mirip sedikit asal bentuknya bagus gak masalah… yak okelah kalo begitu… restorasi kita mulai….

Saya pasangkan rubber dam pada gigi2 anterior atas tersebut… Tambalan lama saya cek adaptasinya, saya periksa sekeliling.. kesimpulannya perlekatannya masih baik.. Akhirnya saya putuskan untuk tidak membongkar seluruh tambalan tetapi hanya membuang lapisan permukaan untuk saya lakukan direct veneer… Preparasi saya lakukan menggunakan bur diamond dengan tip rounded, sehingga akhiran preparasi saya bisa berberntuk chamfer..

Setelah dilakukan preparasi di bagian labial gigi

Setelah preparasi terlihat adaptasi tambalan yang lama masih cukup baik sehingga saya tetap pada rencana untuk tidak membongkarnya… Kemudian dilanjutkan dengan proses etsa dan bonding…

Bagian insisal saya tambahkan sedikit agar panjangnya sama dengan gigi 21 menggunakan warna translusen lalu untuk lapisan pertama saya memakai warna B1 Body dari Z 350 XT (3M)

Kondisi klinis setelah lapisan pertama

Setelah itu diaplikasikan warna email B1 Enamel Z 350 XT (3M) sampai menutupi seluruh permukaan gigi

Aplikasi lapisan email

Kelebihan bahan tambal di trimmed menggunakan scalpel no.12 dan bur carbide, sekaligus dilakukan pembuatan tekstur permukaan transition line, developmental groove, perykimata dilanjutkan dengan pemolesan menggunakan Enhanced (Dentsply) dan Astro brush (Ivoclar)…

Begini hasil restorasi giginya…

Hasil akhir setelah restorasi

Foto diatas terlihat gigi masih belum fully rehydrated, bentuk outline sudah lebih baik dari sebelumnya, hanya saja warna memang sulit menyamai gigi sebelahnya yang sudah mengalami overbleached, walaupun begitu pasien sangat puas dengan hasilnya…

Mudah2an dia juga mau merubah kebiasaannya yang selalu memakai obat pemutih gigi secara berlebihan….

Pada kasus ini yang bisa dijadikan catatan adalah direct veneer bisa menjadi pilihan restorasi bila memang ada indikasinya, salah satunya adalah defek dari gigi anterior baik secara anatomi maupun tekstur…

Jadi kalo gigi gak kenapa2 ngapain harus diveneer kan πŸ™‚

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang gak kalah menarik πŸ™‚

Bagi yang ingin mengetahui jadwal praktek saya bisa dilihat dibawah ini…

 

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 2590 an member lho πŸ™‚ silahkan langsungΒ  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru πŸ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

Kasus 40: Gigi 26 PSA + Direct Resin Komposit

Assallamualaikum Wr Wb….

Selamat Pagiiiii…….

Bagaimana ibadah puasanya? Insya Allah lancar dan ibadah lainnya juga semoga lancar dan diterima Allaah SWT… amiin…

Pas bulan puasa ini saya sempat berbuka puasa bareng drg. Rio dan drg. Furqan beserta anggota keluarga kita komplit…plit..plit.. πŸ˜€ Kebetulan anak-anak juga sedang libur sekolah…

Sambil pilih menu kita pose dulu…. hehehe….

 

Sebelum pulang pose lagi…. hehehe

Selain buka puasa bareng keluarga, kami juga sempat diajak berbuka puasa bareng beberapa prinsipal antara lain 3M, Cobra, Denjoy, Yotuel

Buka puasa bareng 3M Indonesia… Rencana ada 10 orang tetapi hanya 6 yang datang… Ki-Ka : drg.Furqan, Mas Ganda (3M), drg. Mirza, Mas Aris (Cobra), drg. Rio dan saya…

Berbuka bersama dengan Mr.Robin (Denjoy) dan drg. Adi (Distributor Yotuel dan Denjoy Indonesia)…

Semoga hubungan baik yang terjalinΒ  bisa membawa kesuksesan buat kita semua… amiiin…

Nah selama bulan puasa ini juga memang semua kegiatan seminar di stop dulu, jadi nanti setelah lebaran baru dimulai lagi beberapa kegiatan seminar… Salah satunya nanti pada tanggal 21 dan 22 Juli 2016 saya diundang oleh M3i mengisi seminar tentang “Direct Class II Post Endodontic Restoration” bareng pembicara dari luar negeri Prof. Gambarini di Hotel Double Tree Jakarta, buat yang berminat ikutan langsung kontak nomer yang ada di flyer ini ya…

 

 

Oke itu tadi sedikit cerita kegiatan saya kemarin… sekarang kita masuk ke kasusnya ya…

Eeeiiit tunggu dulu.. gak lupa saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak keindahan dalam hidup saya.. Terima kasih kepada orang tua saya yang telah membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang… Kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendampingi dan memberikan support… Kemudian juga buat para staf pengajar di almamater saya yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat..

Sekarang beneran nih saya mulai cerita kasusnya….

Seorang pasien wanita datang dengan keluhan gigi kiri atasnya sudah berulang kali ditambal tetapi masih terasa tidak nyaman… Beberapa hari ini bahkan gusinya sedikit bengkak.. Pasien sempat sudah merasa putus asa dan minta giginya dicabut saja, tetapi saya coba yakinkan pasien untuk saya cek secara detil dahulu…

Pada saat diperiksa kondisi klinis terlihat gigi 26 masih ada tambalan komposit dan gingiva daerah bukal ada fistula.. Perkusi positif, palpasi positif dan tidak ada kegoyangan gigi.

Kondisi klinis gigi 26

Foto radiografis gigi 26

Dari foto ronsen terlihat tambalan yang hampir mengenai kamar pulpa dan lesi radiolusen yang luas pada akar palatal…. Dari hasil pemeriksaan klinis dan radiografis sudah bisa dipastikan bahwa gigi ini nekrosis, dan perjalanan infeksinya sudah sampai membentuk abses…

Pasien dijelaskan rencana perawatan untuk gigi tersebut adalah psa, awalnya pasien menolak karena merasa sudah capek bolak-balik ke dokter gigi tetapi giginya masih terasa tidak enak.. akhirnya setelah coba diyakinkan pasien bersedia melakukan perawatan…

Saya lakukan pembongkaran tambalan yang lama, kemudian dipasangkan rubberdam.. Eksplorasi orifis memakai alat ultrasonic dan penjajakan saluran akar diawali dengan K-File no.10 dilanjutkan dengan Pro Glider (Dentsply)… Panjang kerja dihitung menggunakan apex locator Root ZX mini (Morita)..

Preparasi saluran akar saya memakai dua sistem, pada saluran akar MB dan DB menggunakan ProTaper Next dan saluran akar P menggunakan ProTaper Universal.. Pada saluran akar MB dan DB preparasi sampai pada file X2 dan untuk saluran akar P sampai pada F3… Saya coba mencari MB2 pada kasus ini tapi tidak bisa saya temukan… Setiap pergantian instrumen diirigasi dengan NaOCl 5,25% dan diaktivasi menggunakan ultrasonic tip…

Ini penampakan gigi 26 setelah preparasi saluran akar…

Foto klinis gigi 26 selesai preparasi saluran akar

Saluran akar dikeringkan menggunakan paper point, diberi kapas lalu ditambal sementara.. pasien pulang….

Selesai pertandingan babak pertama hehehe :D…. sambil saya berdoa semoga apa yang sudah dilakukan membawa hasil sesuai harapan….

Kunjungan berikutnya….

Pasien datang kembali dengan senyum lebaaar… Alhamdulillaaaah melihat itu aja saya sudah menduga kalo ini kabar baik nih… πŸ™‚ dan benar, pasien mengatakan giginya sudah jauh terasa lebih enak juga tonjolan yang ada di gusinya hilang..

Siiip lah kalo gitu… Pertandingan babak kedua bisa dilanjutkan heheheh

Ini kondisi saat datang sebelum tambalan sementara dibongkar…

Foto klinis gigi 26 pada kunjungan kedua, fistula sudah tidak ada

Gigi kembali dipasangkan rubberdam dan tambalan sementara dibongkar… Pengisian menggunakan tehnik warm vertical condensation dengan alat Obturation System Unit (Sybronendo) serta siler AH plus (Dentsply)…

Berikut penampakan setelah dilakukan pengisian…

Foto klinis pengisian saluran MB dan DB

Foto klinis pengisian saluran P

Kamar pulpa dibersihkan dari sisa2 siler kemudian dilakukan etsa serta bonding setelah itu lapisan dasar menggunakan SDR (Dentsply) sampai kurang lebih 4 mm dari permukaan oklusal… Untuk bagian oklusal saya restorasi menggunakan komposit Z 350 XT (3M) single shade A2 body…

Setelah itu rubberdam dilepas dan dilakukan pengecekan oklusi dengan articulating paper, kelebihan bahan tambal dikurangi kemudian dipoles menggunakan Enhanced (Dentsply) serta Astrobrush (Ivoclar)..

Ini dia foto giginya setelah selesai perawatan..

Foto klinis gigi 26 selesai perawatan, tambalan terlihat natural dan gigi dapat berfungsi kembali

Hasil ronsen nya pun menunjukkan pengisian yang hermetis dan adaptasi tambalan yang baik…

Foto radiografis gigi 26 selesai perawatan

Alhadulillah…. pasien senang karena giginya tidak perlu dicabut, saya pun senang karena berhasil meyakinkan pasien untuk tidak mencabut giginya karena masih mungkin dipertahankan…

Oo iya… perawatan saluran akar dan restorasi akhir yang terlihat natural pada perawatan ini tidak mungkin terlaksana tanpa alat bantu visual yang memadai… Saya menggunakan lup “The Signature by Run ForwaRd” salah satu seri terbaik dari 4oureyes loupe, dengan perbesaran 3,5x, sehingga daerah kerja saya terlihat lebih besar, jernih dan terang….

 

Buat teman2 yang sedang mencari lup, merk ini bisa menjadi salah satu alternatif pilihan yang recommended…. Untuk free trial di area Jakarta bisa langsung kontak account Facebook Belanja Gigi atau 0878-7807-2277, teman-teman akan langsung dikunjungi….

Buat yang mau mudik hati2 di jalan ya… semoga selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul serta berbahagia bersama keluarga… Selamat Idul Fitri buat seluruh pembaca website ini, Taqaballahu mina wa minkum…. Mohon maaf lahir dan batin…

Sampai disini cerita kasus untuk hari ini…. Buat para pembaca yang baru pertama kali mampir di website saya silahkan lihat2 juga kasus2 sebelumnya yang gak kalah menarik πŸ™‚

Bagi yang ingin mengetahui jadwal praktek saya bisa dilihat dibawah ini…

atau bisa dilihat langsung klik disini.

Teman2 yang belum bergabung di Run ForwaRd ayo lekas bergabung… Sudah ada 2470 an member lho πŸ™‚ silahkan langsungΒ  klik link berikut

Add Facebook saya dan follow instagram saya juga untuk update kasus2 baru πŸ˜‰

Sampai ketemu di kasus berikutnya ya…

Wassallamualaikum Wr Wb….

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment